Mengedepankan konsep barter, menyasar pengguna dari komunitas hobi dan
koleksi
Tukar menukar barang atau barter dulu pernah menjadi salah satu sarana transaksi yang populer di masyarakat. Perlahan tapi pasti kegiatan barter mulai ditinggalkan sejak masyarakat mengenal uang sebagai alat pembayaran. Tukeraja memiliki pandangan lain terhadap kegiatan barter ini. Tukeraja mencoba menyuguhkan layanan semacam marketplace yang diperuntukkan untuk kegiatan barter dan mulai mengenalkan istilah BOD (Barter On Delivery) sebagai salah satu mekanisme transaksinya.
Terlihat sedikit mengherankan memang ketika sudah ada alternatif kemudahan transaksi keuangan dengan sistem payment gateway yang canggih Tukeraja malah maju dengan konsep barter yang terkesan agak primitif.
Kepada tim (Media) pihak Tukeraja mengungkapkan alasan mengapa mereka berani maju dengan mengedepankan konsep barter dengan balutan teknologi. Menurut mereka barter dapat menjadi salah satu alternatif untuk menggantikan perputaran beli-jual-beli baru yang selama ini kerap terjadi di masyarakat.
Pihaknya mencoba menyasar komunitas-komunitas yang fokus pada hobi dan koleksi. Dalam Komunitas seperti ini, klaim Tukeraja, barang hanya berputar dari pemilik ke pemilik lainnya. Untuk itulah Tukeraja optimis layanannya ini mampu menjadi salah satu alternatif yang menarik di industri e-commerce.
Barter dan nilai tukar
Berbicara barter tentu tak bisa lepas dari penentuan nilai tukar yang terdapat pada barang. Kedua belah pihak harus sepakat bahwa barang yang ditukar harus memiliki nilai yang sesuai dan pantas. Mengantisipasi hal ini tim Tukeraja mengungkapkan pihaknya telah menyediakan kolom khusus yang berisikan taksiran nilai tukar nominal suatu barang, sehingga pengguna dapat menyesuaikan kisaran harga barang yang ingin ditukar.
Untuk kenyamanan penggunanya, Tukeraja menyarankan mereka menggunakan konsep barter on delivery (BOD), sebuah istilah hasil modifikasi cash on delivery yang menggambarkan saat pembeli dan penjual sepakat untuk ketemuan dan membayar di tempat. Hal ini di sarankan Tukeraja untuk memastikan barang yang dipajang dan barang yang ditukar memiliki taksiran nilai yang sesuai dan pantas.
Di tengah semakin maraknya persaingan di sektor marketplace konsep yang ditawarkan Tukeraja terbilang cukup unik dan berani. Tukeraja hadir dengan di bawah bendera alternatif dan membawa konsep barter yang kurang populer di masyarakat. Itu artinya tim Tukeraja harus siap berjuang ekstra keras untuk merancang strategi dengan menyediakan fitur-fitur yang menarik untuk mendapatkan perhatian dari pengguna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar